Home » » Aidh Al-Qarni pun Melaknat & Mendoakan Kebinasaan Rezim Biadab Suriah

Aidh Al-Qarni pun Melaknat & Mendoakan Kebinasaan Rezim Biadab Suriah

Written By DPC Pkskedungkandang on Saturday, May 26, 2012 | 9:23 PM

DR. Aidh Al-Qarni yang terkenal kelembutannya, tidak dapat membendung amarahnya atas pembantaian yang terjadi di kota Haulah, Suriah.

Dia mengatakan, "Tentara Suriah melihat dataran tinggi Golland diinjak-injak tentara zionis, namun mereka tidak tergerak untuk mengarahkan senjatanya kepada zionis. Justeru mereka arahkan senjatanya kepada rakyatnya sendiri..."

"Laa haula wa laa quwwata illa billah, saya saksikan di pagi hari, pembantaian di Haulah, anak-anak di propinsi Homs Suriah dibunuh dalam keadaan tangan terikat. Hanya kepada Allah tempat mengadu. Semoga rezim Suriah mendapatkan laknat Allah berturut-turut.."

Dia lanjutkan lagi, "Adakah seorang muslim atau siapa saja orang merdeka di dunia ini tidak gemetar melihat pemandangan memilukan tsb? Demi Allah, saya telah membaca sejarah serbuan tentara Mongol, namun tidak saya dapatkan kesadisan dan kehinaan sebagaimana telah dilakuan rezim Assad terhadap rakyatnya sendiri yang muslim."

"اللهم يا عزيز يا جبار، يا واحد يا قهار، اقصم ظَهْر بشار.. اللهم إن النظام السوري ولغ في الدماء، وقتل الأطفال والنساء، ورفض شريعة سيد الأنبياء، اللهم غل يديه، وأعمِ عينيه وابتر قدميه".

Ya Allah, Yang Maha Mulia lagi Kuasa, Yang Maha Esa dan Perkasa, lumpuhkanlah Basyar. Ya Allah, rezim Suriah haus darah, membunuh anak-anak dan wanita, menolak syariat para nabi. Ya Allah ikatlah tangan mereka, butakan mata mereka dan putuskan kaki-kaki mereka...."

http://sabq.org/Akifde


*pengirim berita: Ustadz Abdullah Haidir, Lc (Riyadh)


-----

Tentara Suriah Tembak Mati 32 Anak-anak

Liputan6.com, Homs: Jumlah korban tewas dalam serangan tentara pemerintah terhadap warga sipil di kawasan Suriah tengah dilaporkan naik menjadi lebih dari 90 orang. Demikian pernyataan kelompok oposisi dan saksi, Sabtu (26/5) waktu setempat. Hal ini juga memunculkan pertanyaan tentang efektivitas dari misi pemantauan PBB yang seharusnya mengamati gencatan senjata di negara itu.

Laman San Francisco Gate menuliskan, Ahad (27/5), para pejabat PBB mengkonfirmasi sedikitnya terdapat 32 anak-anak di antara jumlah korban tewas tersebut. Para korban tewas dan terluka ketika pasukan Suriah yang setia kepada Presiden Bashar Assad menyerbu desa Taldo di Houla, Homs, selama beberapa jam pada Jumat malam.

Insiden ini tampaknya menjadi salah satu serangan tunggal paling berdarah dan mematikan selama aksi pemberontakan 14 bulan yang melawan pemerintahan Assad sejak rapuhnya gencatan senjata PBB yang diberlakukan 12 April silam [baca: Suriah Kembali Berdarah, 50 Orang Tewas]. (Vin)




___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger