Home » » Tokoh-tokoh Nasional : "Salut Untuk PKS" | Dialog Kebangsaan Hari Kesaktian Pancasila

Tokoh-tokoh Nasional : "Salut Untuk PKS" | Dialog Kebangsaan Hari Kesaktian Pancasila

Written By DPC Pkskedungkandang on Monday, October 1, 2012 | 1:52 AM

(dari kiri): Hidayat Nur Wahid, Jimly Asshiddiqie, Hajriyanto Thohari, Marzuki Ali, Mustafa Kamal, Suryopratomo

“Partai Ideologis seperti PKS berkomitmen terhadap Pancasila. Ini sangat positif untuk integrasi sosial bangsa.” -Prof Jimly Asshidiqie-

Senin, 1 Oktober 2012, Fraksi PKS DPR RI Menggelar Dialog Kebangsaan Hari Kesaktian Pancasila: "Pancasila dalam Keteladanan Berbangsa".

Acara berlangsung di Ruang Rapat Pleno Fraksi PKS DPR-RI, Lt 3 Gedung Nusantara I, Kompleks MPR/DPR/DPD RI Senayan Jakarta.

Pembicara:
1. Hajriyanto Thohari (Wakil Ketua MPR RI)
2. DR. Marzuki Ali (Ketua DPR RI)
3. Suryopratomo (Direktur Pemberitaan Media Group/Metro TV)
4. DR. H.M. Hidayat Nur Wahid (Ketua Fraksi PKS DPR RI)
5. Prof. DR. Jimly Asshiddiqie (Pakar Hukum Tata Negara)

Moderator: Mustafa Kamal, SS (Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI)

Berikut kami sampaikan jalannya acara yang disiarkan live tweet oleh Humas Fraksi PKS DPR RI lewat akun resmi twitternya ‏@FPKSDPRRI :

  1. Live tweet Dialog Kebangsaan FPKS DPRRI dengan hastag #PancasilaKita.

  2. Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari menyampaikan paparannya. Amanah dari Ketua MPR RI Taufiq Kiemas yang berhalangan hadir.

  3. Hajriyanto: Pancasila harus dihubungkan dengan kepeloporan dalam kepemimpinan politik yang memiliki teladan.

  4. Hajriyanto: Partai Politik harus mampu menyampaikan nilai-nilai Pancasila dalam keteladanan berpolitik. Tak bisa dipisah-pisahkan.

  5. Hajriyanto: Harus ada kesadaran bahwa Parpol berada di depan dan pelopor dalam menjadikan Pancasila sebagai 'Walking and Living Ideology’.

  6. Selanjutnya paparan dari Ketua DPR RI Marzuki Alie.

  7. Marzuki Alie: Sebaiknya kita tidak hanya memperingati Pancasila secara seremonial, tapi harus pada makna dan aplikasi dari 5 Sila tersebut.

  8. Marzuki Alie: Pancasila banyak diuji. Di setiap zaman harus melewati dinamika politik. Tapi dari ujian itu, maka bangsa ini terus belajar.

  9. Marzuki Alie: Jangan sampai Pancasila dijadikan sebagai alat politik. Apalagi menjadi bagian yang mengekang demokrasi.

  10. Marzuki Alie: Islam tidak bertentangan dengan Pancasila. Islam mengatur seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara.

  11. Marzuki Alie: Sikap umat Islam Indonesia yang menerima Pancasila adalah komitmen Islam dalam menerima perbedaan hidup berbangsa.

  12. Marzuki Alie: Dalam Islam, Nabi Muhammad adalah teladan pemimpin yg patut dicontoh oleh umat Islam dan juga umat agama lain sebagai rahmat.

  13. Saat ini Direktur Pemberitaan Media Group/Metro TV Suryopratomo menyampaikan paparannya.

  14. Suryopratomo menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PKS menyelenggarakan seminar Pancasila. Kalau Partai Nasionalis, biasa.

  15. Suryopratomo: Indonesia sejak 1945 telah memilih Pancasila sbg 'Jalan Ketiga' (Third Way). Eropa baru beberapa tahun setelahnya.

  16. Suryopratomo: Karena PKS yang berinisiatif atas Dialog ini merupakan apresiasi & bukti bahwa Pancasila & Islam sama sekali tdk bertentangan.

  17. Suryopratomo: Integrasi bangsa memang panjang dan memakan waktu. Tapi,yang demikian harus dilalui sebagai ujian kebangsaan. Salut untuk PKS.

  18. Selanjutnya, paparan dari Ketua Fraksi PKS DPRRI Dr. Hidayat Nur Wahid, MA.

  19. Hidayat: FPKS menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran nara sumber. Semoga komunikasi antar tokoh terus dilaksanakan.

  20. Hidayat: Contoh keteladanan adalah ketika tahun 1952 tokoh Islam M. Natsir sbg PM mengeluarkan kebijakan Mosi Integrasi.

  21. Hidayat: Pancasila sebagai dasar negara, seringkali disalahgunakan sebagai alat politik untuk kelompok tertentu, Orde Baru misalnya.

  22. Hidayat: Tapi Pancasila bukan Orde Baru. Orba tumbang oleh Reformasi, tapi Pancasila tetap menjadi dasar negara dan ideologi bangsa.

  23. Hidayat: Keteladanan pemimpin sangat penting. Partai politik harus ambil peran. Pancasila sudah beri dasar, Politisi harus laksanakan.

  24. Hidayat: Acara ini untuk menegaskan bahwa Pancasila sudah sejak awal dijalankan oleh kader-kader PKS dlm berpartai dan bernegara.

  25. Hidayat: Dengan Pancasila, PKS berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi bangsa. Menjadi bagian yg tidak terpisahkan dari bangsa.

  26. Terakhir, adalah paparan dari Prof Jimly Asshidiqie. Ketua MK Periode 2003-2009.

  27. Jimly: Unik karena inisiatif Dialog Kebangsaan datang dr PKS. Ini bukti tak perlu lg pertentangkan Islam dan Ke-Indonesia-an kita.

  28. Jimly: Partai Ideologis seperti PKS berkomitmen terhadap Pancasila. Ini sangat positif untuk integrasi sosial bangsa.

  29. Jimly: Partai Nasionalis bentuk lembaga dengan corak ke-Islam-an. Partai Islam menerima Demokrasi Pancasila. Bertemu dlm Integrasi.

  30. Jimly: Sila pertama adalah yang utama. Pengaruh tauhid harus dijalankan dengan konsisten. Tak ada keimanan tanpa keadilan.

  31. Jimly: Bangsa Indonesia adalah bangsa Multi-Minority. Tak ada kekuatan politik Indonesia yg dominan dlm sistem demokrasi. Ini unik.



___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger