Home » » Belajar Berindonesia Dari Timnas

Belajar Berindonesia Dari Timnas

Written By DPC Pkskedungkandang on Thursday, November 29, 2012 | 6:47 PM

Oleh Eko Novianto

Yang saya maksud dengan timnas adalah Tim Nasional Sepakbola Indonesia di Turnamen AFF tahun 2012. Piala AFF adalah piala yang menjadi lambang kekuatan sepakbola antar negara di kawasan Asia Tenggara. Indonesia cukup bagus di turnamen ini meski belum pernah juara. Runner up adalah hasil terbaik yang sudah beberapa kali dicapai timnas. Kali ini, tahun 2012, timnas kembali berkompetisi di turnamen itu.

Seperti biasa, keikutsertaan timnas kali ini mengundang perhatian pecinta sepakbola tanah air. Dan pasti ada komentar-komentar yang beragam tentang timnas. Itu biasa. Timnas dan komentar itu adalah hal yang biasa.

Yang menarik dan baru kali ini terjadi adalah tidak bisanya beberapa pemain sepakbola terbaik di Indonesia masuk dan memperkuat timnas karena sistem. Sebenarnya, seorang pemain hebat tak masuk timnas itu biasa. Ada yang karena sedang cedera, karena tidak diijinkan klubnya, karena pembangkangan, karena kasus hukum, dan karena sebab lainnya. Seorang pemain hebat tidak memperkuat timnas itu biasa. Yang tidak biasa adalah ketika itu terjadi karena sistem dan –relatif- massif.

Karena perseteruan yang ada di induk sepakbola Indonesia, maka sepakbola Indonesia –sederhananya- terpecah menjadi dua kubu. PSSI di satu kubu dan KPSI di kubu lainnya. Sederhananya, demikian. Maka hasilnya, ada dua kompetisi local, ada dua timnas, ada dua pelatih timnas, dan ada dua kelompok pemain timnas sepakbola Indonesia.

Maka, timnas Indonesia di AFF 2012 adalah mereka yang ada di kubu yang mendapat akses untuk ikut turnamen. Sedangkan mereka yang ada di sana, tak bisa atau tak boleh, atau tak mau memperkuat timnas. Sederhananya, timnas Indonesia di AFF 2012 adalah timnas separuh Indonesia.

Maka, memang mungkin mereka yang ada di timnas sekarang ini bukanlah sekumpulan yang terbaik. Mungkin saja Penjaga Gawang yang ada bukan yang terbaik. Mungkin center back-nya bukan yang terbaik. Mungkin wing back-nya bukan hasil kompetisi dan persaingan terbagus. Pemain tengah dan pemain depan mungkin juga bukan mereka yang terbaik. Persaingan menuju timnas tak menghasilkan mereka yang terbaik. Mungkin mereka yang  ada sekarang adalah mereka yang masuk karena buruknya sistem dan persaingan menuju timnas. Tapi. Tapi. Tapi, Indonesia yang ada dan diakui adalah mereka. Indonesia yang ada, timnas yang diakui, adalah mereka yang sekarang ada di timnas.

Menurut saya, ini sebagian cara bagaimana berindonesia.

Ini sebagian bahan belajar berindonesia..

Di sini dan sekarang, mungkin memang ada orang Indonesia dan Indonesia yang lebih baik di bidang hukum, pemerintahan, politik, pendidikan, ekonomi dan sebagainya. Mungkin Presiden bukan orang terbaik. Mungkin legislator dan senator yang ada bukan yang terbaik. Kata para ahli, system yang membuat itu. Mungkin bukan cabinet terbaik, mungkin bukan menteri terbaik, mungkin bukan Gubernur terbaik, bukan Bupati atau Walikota terbaik dan semacamnya.

Tapi Indonesia kita sekarang adalah mereka dan kita. Buruknya sistem itu bukan alasan untuk tak menganggap indonesia yang ada sekarang adalah bukan indonesia. Menginginkan mereka yang lebih  baik adalah iya. Tapi, menolak indonesia yang ada adalah tidak.

Saya ingin indonesia yang lebih  baik dari yang ada sekarang, tapi saya tak ingin cuma sekadar gaduh, marah, kecewa, mendendam dan memamerkan keistimewaan individual. Dan di mata saya, merasa lebih  hebat dari indonesia yang ada -dalam bidang apapun- itu tak terlalu hebat.

Dan timnas, adalah sebagian bahan belajar berindonesia.

Hatur Nuhun.


Kuningan, 26 November 2012


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger