Home » , » Kemenangan Obama Mimpi Buruk Israel

Kemenangan Obama Mimpi Buruk Israel

Written By DPC Pkskedungkandang on Thursday, November 8, 2012 | 5:10 PM

Oleh Amil Amin*
[Tulisan sebelum digelar Pilpres AS]

Kenapa jurnalis internasional berdarah yahudi Robert Murdoch menuding presiden Amerika Barack Obama tidak lagi simpati dan setia kepada Israel? Apakah tudingan semacam ini akan mempengaruhi kecenderungan lobi yahudi yang mendukung Israel di dalam dan luar negeri Amerika?

Melalui Twitter, Murdoch menulis, “Kemenangan Obama akan menjadi mimpi buruk bagi Israel”. Bahkan Wapres Jeo Bidden ikut menuding Obama bahwa “dia terang-terangan berdusta soal hubungan dengan PM Israel Netenyahu.” Hal yang sama juga diungkapkan oleh Suzan Rice, delegasi Amerika di PBB.

Namun apakah sikap Israel terhadap Obama juga jelas sehingga bisa dijadikan cerminan sikap lobi yahudi di Amerika? Ada faktor keamanan lobi yahudi ikut gegap gempita sedemikian rupa terhadap pemilu presiden Amerika.

Ada ikatan kuat antara Amerika dan Yahudi;

Pertama, faktor agama yang mengikat kejiwaan antara bangsa Israel dan bangsa Amerika. Amerika adalah bangsa pendatang sebagaimana Israel.

Kedua, hubungan pragmatis dimana Amerika melihat Israel sebagai sekutu terkuat yang tidak tergantikan. Israel bagi Amerika bukan seperti negara-negara Arab atau Islam yang disebut AS sebagi negara sahabat yang sudah berubah menjadi “musuh” karena meletusnya revolusi Arab.

Belakangan ini, terlihat jelas betapa kelompok pendonor Israel di Amerika seperti milyarder Sheldon Adelson yang berusaha menjatuhkan Obama dan menyukseskan Romney. Laki-laki ini menulis dalam harian Israel pada 14 Oktober bahwa keamanan Israel tidak mungkin mengandalkan dari janji-janji Obama dan Israel tidak perlu percaya kepada kandidat presiden dari partai demokrat (Obama) tapi kepada kandidat dari Republik Miit Romney yang mencintai Israel dan membelanya.

Sheldon bukan hanya berjanji memberikan 100 juta dolar untuk menjatuhkan Obama dalam menghadapi Romney. Bahkan ia melakukan kampanye bahwa loyalitas Obama kepada Israel diragukan. Menurutnya, kawan-kawan Obama adalah orang-orang yang memusuhi Israel seperti Rashed Khalidi, Frank Marshall Davis, Jeremy Wright, Edward Said, guru besar anti Israel dimana Obama belajar kepadanya.

Sheldon mengajukan pertanyaan apa rencana Obama di periode presidennya kedua yang sebenarnya tidak membutuhkan suara yahudi?

Lobi yahudi pendukung Israel di Amerika menyatakan bahwa Obama sejak awal menjabat presiden di gedung putih sudah tidak memiliki rencana mendukung Israel. Bahkan dalam salah satu pidatonya dia menegaskan, “Israel harus bisa berdiri sendiri dengan serius menuju perdamaian".  (sumber: infopalestina.com)


info tambahan:

Kemenangan Obama Dorong Netanyahu Perbaiki Hubungan Israel-AS

JERUSALEM — Beberapa jam setelah Obama dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden hari Selasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertindak cepat untuk mengatasi semua kerusakan hubungan diplomatik.

Ia memanggil Duta Besar Amerika untuk Israel, Dan Shapiro, dan secara terbuka menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Obama atas kemenangannya.

Perdana Menteri Netanyahu mengatakan, “Hubungan keamanan antara Amerika dan Israel kokoh dan saya akan bekerja sama dengan Presiden Obama untuk lebih memperkuat hubungan ini dan memajukan tujuan-tujuan perdamaian dan keamanan.”

Dalam acara liputan media yang telah dipersiapkan sebelumnya, Shapiro menanggapi Netanyahu dan mengatakan, “Presiden Obama puas dengan kerjasama keamanan dan koordinasi yang erat dengan Anda dan pemerintahan Anda dalam masa jabatan pertamanya, dan saya tahu ia akan meneruskan hubungan ini dalam masa jabatan keduanya.”

Pernyataan-pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran memburuknya hubungan kedua negara karena kabarnya ada ketegangan dan ketidakdekatan pribadi antara Netanyahu dan Obama.
​​
PM Netanyahu dan Miit Romney
Pesaing Obama dalam pemilihan presiden, calon dari Partai Republik, Mitt Romney, adalah teman dekat Netanyahu, dan Netanyahu yakin kepemimpinan Romney mungkin bisa mendongkrak dukungan pemerintah Amerika bagi Israel.

Sebagian analis mengatakan, Obama dalam masa jabatan keduanya tidak lagi mengkhawatirkan para pendukung Israel di kalangan warga Yahudi di Amerika. Mereka mengatakan, hal itu bisa mendorong Amerika untuk memulai lagi perundingan perdamaian Israel-Palestina yang macet.

Perundingan itu macet karena tuntutan Palestina agar Pemerintah Israel mengakhiri pembangunan permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki dan membebaskan tahanan politik.

Para analis mengatakan beberapa presiden Amerika, termasuk Jimmy Carter, Bill Clinton, dan George Bush, berhasil mendorong proses perdamaian dalam masa jabatan kedua mereka dengan memaksakan konsesi-konsesi yang sulit dari kedua pihak.

Iran adalah sumber gangguan lain hubungan antara Obama dan Netanyahu.

Para pejabat Israel memperdebatkan apakah akan – dan kapan- menyerang instalasi nuklir Iran jika Iran tidak menghentikan upayanya membuat senjata nuklir. Iran mengatakan program nuklirnya hanya untuk tujuan damai.

Netanyahu berulang kali memperingatkan, waktunya hampir habis. Namun, Amerika meminta Israel bersabar agar Barat bisa memberlakukan sanksi ekonomi untuk memaksa Iran mengubah pendiriannya. Kebanyakan analis mengatakan perbedaan pendapat ini mereda dalam bulan-bulan belakangan.

Namun, guru besar pada Institut Demokrasi Israel dan Universitas Ibrani, Gideon Rehat, mengatakan, terpilihnya lagi Obama bisa menjadi masalah selagi kampanye untuk pemilu Israel bulan Januari memanas.

“Kenyataan bahwa Obama menang mungkin akan digunakan oleh orang-orang yang menantang Partai Likud dan Netanyahu. Mereka akan mengatakan hubungan dengan Amerika penting bagi Israel, dan Netanyahu bukan orang yang tepat untuk melakukan tugas itu karena ia jelas mendukung Romney; dan Romney kalah,” partainya.

Rehat mengatakan, para politisi Israel moderat dan berhaluan kiri adalah yang paling menyambut baik terpilihnya lagi Obama, tetapi mereka masih menghadapi pertarungan sengit untuk mengalahkan koalisi sayap kanan Netanyahu. (voaindonesia.com)




___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger