Home » » PKS Ultimatum Pemerintah untuk Hentikan Impor Pangan dari Israel

PKS Ultimatum Pemerintah untuk Hentikan Impor Pangan dari Israel

Written By DPC Pkskedungkandang on Thursday, December 6, 2012 | 4:28 PM

Hermanto Aleg PKS Anggota Komisi IV DPR
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Hermanto mendesak pemerintah untuk melakukan boikot atas impor pangan dari Israel. Hal ini merupakan upaya menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. Menurut PKS,  Israel adalah penjajah dan belakangan ini telah melakukan serangan militer terhadap Palestina.

“Jika Indonesia mengakomodasi impor dari Israel sama saja kita memberikan dukungan kepada penjajah Israel. Kami minta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ini,” ujar Hermanto dalam rilis yang dikirim ke kantor redaksi hidayatullah.com, Kamis (06/12/2012) sore.

Lebih lanjut legislator PKS ini mengungkapkan ada 2 (dua) komoditi pangan dari Israel yang masuk ke Indonesia yakni: kurma dan jeruk shantang.

Menurutnya, impor kurma ke Indonesia mencapai 20,6 ton dengan nilai sebesar 191,3 ribu USD. Sedangkan jeruk shantang sejumlah 0,66 ton dengan nilai 709 USD.

“Keberadaan impor ini perlu ditelusuri lebih lanjut karena kalau hal ini kita biarkan, maka sama saja dengan memberikan dukungan anggaran kepada Israel. Padahal amanat UUD 1945 secara tegas dan jelas menyebutkan bahwa semua penjajahan diatas muka bumi ini harus dihapuskan,” tegas Hermanto

Menurut Anggota DPR Dapil Sumbar ini, sesuai dengan UU Tentang Pangan yang baru saja disahkan DPR, Pemerintah menetapkan jenis dan jumlah pangan pokok tertentu sebagai cadangan pangan pemerintah. Di mana pengadaan cadangan pangan pemerintah diutamakan melalui pembelian pangan pokok produksi dalam negeri.

“Jadi, kita mempertanyakan keberadaan impor dari Israel ini. Karena jelas akan merugikan petani dalam negeri,” jelasnya.

Sebagai gambaran, Data Dirjen PPHP menyebutkan bahwa neraca subsektor hortikultura periode tahun 2009-2011 mengalami defisit rat-rata USD 931,6 juta per tahun dam tahun 2011 sebesar USD 1,19 milyar, mengalami peningkatan 32,43% dibanding defisit tahun 2010 sebesar USD 902,25 juta. Kenaikan tahun 2011 lebih tinggi dari kenaikan defisit tahunan rata-rata periode 2009-2011 sebesar 30,87%. Sedangkan neraca subsektor hortikultura periode Januari-Agustus 2011 mengalami defisit USD 906,5 juta atau meningkat 1,54% dibanding periode yang sama tahun 2011.* [hidayatullah]



___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger