Home » , » Kenangan Indah Tarbiyah Era 90-an

Kenangan Indah Tarbiyah Era 90-an

Written By DPC Pkskedungkandang on Saturday, May 12, 2012 | 6:24 PM




oleh Dedhi Suharto
@dedhi_suharto
Penulis Buku Negarawan Qur'ani (2009)




  1. Bismillahirrahmanirrahim, saya share ttg #tarbiyyah90-an, era teman2 saya, semoga bisa memberi inspirasi.

  2. Dulu saya ingin sekali ke kampusnya @hafidz_ary (ITB) karena ada Masjid Salmannya. Tapi takdir melabuhkan saya ke STAN.

  3. Saat menjelang ujian masuk STAN, sy sering berdoa sebelum subuh di Masjid Al Hidayah Tanah Kusir bhw saya ingin "hijrah".

  4. Maka saat masuk STAN thn 1989, saya ikuti ajakan acara PTAI, Pengajaran Tentang Agama Islam. Acaranya 2 hari di kampus.

  5. Selesai acara, ada follow up berupa pengajian pekanan. Saya pun masuk ke dalam lingkungan #tarbiyyah90-an. Enak tenan.

  6. Saat itu suasananya spt ini -> RT @saidumar164: Dulu kakak sy sampai pnh sembunyi2 utk pk jilbab gr2 ayah sempat ngelarang.

  7. Bahkan seperti ini -> RT @saidumar164: Ayah sy sempat sampai mengunting2 + membakar jilbab kk saya wkt itu.

  8. Tapi mereka istiqamah -> RT @saidumar164: kakak sy tetap semangat + istiqamah dgn jilbabnya & mjalani tarbiyah scr diam2.

  9. Karena itu tidak ada keinginan yg paling kuat dalam diri saya kecuali menikahi akhwat karena mereka hebat, hehe..

  10. Suasana ukhuwwah saat #tarbiyyah90-an sungguh nikmatnya. Karenanya mbak @helvy memotret dg buku Bukan Negeri Dongeng. Kisah inspiratif.

  11. Ukhuwwah ini pula yg melandasi para ikhwan menikahi akhwat. Bukan karena kecantikan atau kaya, hehe..

  12. Saya menikahi akhwat kakak kelas saya. Ada yg menikahi akhwat 10 tahun lebih tua. Bahkan ada yg belasan tahun lebih tua.

  13. Jadi sunnah Nabi Muhammad SAW menikahi wanita lebih tua diteladani. Tapi sunnah ini kurang diminati skrg rupanya, hehe..

  14. Mgkin skrg pas ngebahas sunnah menikahi lebih tua byk yg gak masuk ya, hehe.. Pas masuk babnya poligami. Jadinya..hehe..

  15. Kenangan lain saat #tarbiyyah90-an adalah kesungguhan yang luar biasa dalam dakwah. Gak kenal takut.

  16. Semboyan"'isy kariman au mut syahidan" nampak dalam perilaku, gak cuma di mulut doang.

  17. Setiap ada penugasan dakwah, gak pake alasan macam2. Laksanakan saja.

  18. Jangankan cuma pusing, isteri sedang melahirkan saja kadang gak jadi alasan u menolak dakwah. Gak lebay pokoknya.

  19. Kenangan #tarbiyyah90-an lainnya adalah trust yg luar biasa, yg berasal dari pemahaman yg mantap. Bukan sedikit2 curiga, hehe..

  20. Kita pernah di minta ke terminal kampung rambutan u menemui orang berselempang sarung hijau. Habis itu dibawa ke hutan.

  21. Gak pake protes tuh kita. Ikut saja meski gak kenal sama orang berselempang sarung hijaunya. Beresiko ya? Hehe..

  22. Jadi, isteri2 kita terbiasa u bersiap2 suaminya gak pada balik. Karena ada bbrapa yg meninggal saat menyeberangi sungai.

  23. Maka saat musim demo di era reformasi, isteri saya pasrah aja. Sudah biasa. Meski suka nanya2 kabar saya ke teman2.

  24. Kenangan lain #tarbiyyah90-an adalah keberanian hidup sederhana, apa adanya. Merasa terhormat. Pr konglomerat gak bs bikin teman2 keder.

  25. "Antumul a'alauna in kuntum mukminin" menggema dalam dada. Kalo skrg mesti punya byk harta baru merasa pede, hehe..

  26. Jadi inget habis nikah ngeboyong isteri ke "rumah" kontrakan yg kosong mlompong. Hanya punya kasur tanpa dipan, hehe..

  27. Selain itu bocor di mana2. Kasihan bener akhwat yg jadi isteri saya ya. Hiks!

  28. Meja makan saya buat dari triplek yg sy paku ke empat kayu kaso sbg kakinya. Isteri begitu bangga & bilang2 ke tmn2nya.

  29. Begitulah kemiskinan dan kesederhanaan tak mampu menghalangi kami u bersyukur dan bahagia. Hingga sekarang.

  30. Kesederhanaan membuat kami merasa dekat dg Allah. Semoga Allah merasa dekat dengan kami. Amin.

  31. Ya Allah, berikan kebaikan untuk orang tua dan para murobbi kami. Berkahilah hidup mereka semuanya dan tolong mereka.

  32. Ya Allah, berkahilah keturunan pr murobbi kami. Jadikan anak2 mrk penerus dakwah ini dg bekal ikhlas, shabar, & syukur.

  33. Ya Allah, berikan inspirasi generasi tarbiyyah sekarang ini untuk mengikuti semangat juang @hnurwahid dan para ikhwah #tarbiyyah90-an.

  34. Ya Allah, berkahilah para penyimak kultwit #tarbiyyah90-an ini sehingga mampu ikhlas, shabar, syukur, dan bahagia. Amin.

  35. Saya cukupkan #tarbiyyah90-an. Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik.


NB:

Mau tahu murobbinya ikhwah #tarbiyyah90-an? Ini dia: @MahfudzSiddiq @musyafa_ahmad @hnurwahid dll. Krnnya dukung @HidayatDidik for Gub DKI.








___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger