Home » , » Antara KPK dan 'Hari Anti Korupsi Sedunia' | kultwit @dedhi_suharto

Antara KPK dan 'Hari Anti Korupsi Sedunia' | kultwit @dedhi_suharto

Written By DPC Pkskedungkandang on Saturday, December 8, 2012 | 3:02 PM





Dedhi Suharto
@dedhi_suharto
Mantan ketua umum Senat Mahasiswa STAN & aktivis 98 (FKSMJ)

  1. Bismillahirrahmanirrahim, selamat Hari Anti Korupsi Sedunia (#HAKS), tweeps. Semoga bisa menginspirasi kita dalam memberantas korupsi.

  2. Kita syukuri dan apresiasi keberanian KPK menetapkan seorang menteri (Andi M) sbg tersangka. Semoga ini menunjukkan tekad serius.

  3. Namun KPK tidak boleh hanya sibuk dengan dirinya sendiri. KPK mesti melibatkan pihak2 lain dalam mencegah & memberantas korupsi.

  4. KPK memiliki fungsi koordinasi dan supervisi terhadap lembaga2 lain. Mestinya ini dijalankan dengan efektif.

  5. Bila polisi dan kejaksaan sulit u dikoordinasikan dn disupervisi KPK, please lakukan kepada ITJEN2 yg ada di kementerian2/lembaga2.

  6. Ketika pembicara dari KPK hadir dalam acara di ITJEN Kemenkeu, ini sudah saya sampaikan. Diakui bahwa KPK belum efektif supervisi.

  7. Baiklah yg penting KPK ke depan mesti jalankan fungsi koordinasi dan supervisi minimal thd ITJEN2. Dgn demikian trjd gerakan masif.

  8. Bila tidak disupervisi, maka boleh jadi ITJEN2 yang harusnya mengawasi malah jadi part of problem korupsi. Ini tak boleh dibiarkan.

  9. Apakah sulit mengkoordinasikan dan mensupervisi ITJEN2? Gak ada yg sulit. Apalagi skrg sudah terbentuk asosiasi profesi auditor.

  10. Telah terbentuk Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) bulan Nov 2012 kemarin. Nah manfaatin, KPK, please.

  11. Dg adanya AAIPI, diharapkan para Inspektur Jenderal berani mnyuarakan anti korupsi bila ada pnyimpangan. Krnnya KPK perlu back up.

  12. Back up KPK diperlukan agar tidak terjadi retaliasi oleh menteri thdp inspektur jenderalnya yang vokal menyuarakan anti korupsi.

  13. Bahkan, saya punya "ide gila" KPK perlu intervensi dlm penetapan para IRJEN. Mungkin perlu ada payung hukumnya. DPR bisa bantu?

  14. Kalaupun "ide gila" saya tak terwujud, semoga KPK tetap punya langkah2 konkrit dalam mengkoordinasikan dan mensupervisi ITJEN2.

  15. Yang penting, KPK jangan mimpi bisa memberantas korupsi sendirian. Ajak ITJEN2 dan seluruh kalangan bersama-sama.

  16. Bila tidak, saya yakin Indeks Persepsi Korupsi (IPK) kita hanya akan naik seperti siput: cuma NOL KOMA. Itu tidak cukup, KPK!

  17. Kalo kemarin dari IPK 2.8 naik jadi 3.0, masak skrg cuma 3.2, misalnya? Naik jadi 4.0 dong. Bisa? Khan Singapura saja di atas 9.

  18. Yuk semangat kita tingkatkan IPK kita jadi 4.0. Seluruh rakyat mesti bergerak nih, termasuk ITJEN2nya jangan lupa.

  19. ITJEN2 perlu menelaah prosedur2 layanan yang berbelit2. Sebab hal itu sangat berpengaruh thd Indeks Persepsi Korupsi.

  20. Semoga kita mampu segera raih IPK 4.0. Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.



___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger