Home » , » Teguran di Jalan Da'wah

Teguran di Jalan Da'wah

Written By DPC Pkskedungkandang on Tuesday, April 17, 2012 | 8:01 PM


Kultwit @AryaSandhiyudha
Juru Ketik di DPR-RI, Staf Mahfudz Siddiq
Ketua DPC PKS Menteng JKT



  1. Dalam kehidupan yg selalu berulang, Allah menjadikan #teguran pada Rasul (saw.) sebagai sarana pembelajaran.

  2. Allah layangkan #teguran pada Nabi-Nya mengenai bagaimana berSikap. Lalu ia jadi pembelajaran bagi persoalan tertntu.

  3. Diantara #teguran itu, dikisahkan Qur-an.Surat Mujaadilah, kala Haulah binti Tsa'labah curhat pada Nabi saw.

  4. Haulah, wanita biasa yang "kurang diperhitungkan", namun curhat-nya pada Nabi saw. jadi pembelajaran ttg #teguran.

  5. Haulah, wanita biasa yg miskin, curhat ttg sikap kasar suaminya, hingga posisinya tersudut & menggantung. #teguran

  6. Perilaku 'bodoh' suami yg mengabaikan istrinya tapi tidak juga mencerainya, diberi #teguran Allah sbg Solusi Sosial.

  7. #teguran lainnya, Allah alamatkan langsung pada Nabi-Nya, di Surat 'Abasa. Kala lelaki biasa2 saja diabaikan.

  8. Abdullah ibnu Maktum, lelaki biasa & buta, diabaikan Nabi saw. yg saat itu trlalu fokus perhatikan Pembesar Quraisy. #teguran

  9. Nabi saw. diberi #teguran Allah. Tidak layak terlalu memperhatikan tokoh & bermuka masam ketika datang rakyat biasa.

  10. Padahal Abdullah ibn Maktum, sangat ingin pencerahan dari Nabi-Nya, untuk dirinya & ingin menyebarkannya. #teguran

  11. Tokoh memang besar dampaknya, namun #teguran Allah Jangan Begitu sikap pada yg potensinya tdk begitu besar.

  12. Pembesar Quraisy yg potensial yg sangat diperhatikan, nyatanya tidak bergabung memperkuat barisan. #teguran

  13. Sementara banyak rakyat kecil, yg dirinya takut pd Allah & hendak mewakafkan segala potensinya diabaikan. #teguran

  14. Sejarah abadikan mrk yg awalnya "kurang diperhitungkan", ktk dapat hidayah & totalitas berdampak dahsyat. #teguran

  15. Pribadi beriman yg kuat lebih dicintai dari yg lemah, Tapi di tiap mereka terdapat kebaikan. #teguran

  16. Satu masa, Abu Dzar cek-cok dgn Bilal bin Rabah.. hingga keluar ucapan Abu Dzar "wahai, anak budak hitam". #teguran

  17. Bilal melaporkan ini pd Rasul saw. hingga dibela & Rasul #teguran pd Abu Dzar "Sungguh, dalam dirimu ada 'Jahiliyah'.

  18. Sebab Islam telah mengakhiri Sekat/ Kasta/ Kelas/ Status bawah-atas, kuat-lemah, dst. #teguran

  19. #teguran kesetaraan perhatian yg dianjurkan "syari'ah" Islam ini jadi relevan dlm politik "suara" demokrasi.

  20. Dalam demokrasi, suara seorang Kepala Desa/ Camat sama bobotnya dgn suara warga biasa putus sekolah. #teguran




___________ *posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger