Home » , » Konser IZIS Hangatkan Suasana Awal Musim Dingin di Kairo | [Behind The Scene]

Konser IZIS Hangatkan Suasana Awal Musim Dingin di Kairo | [Behind The Scene]

Written By DPC Pkskedungkandang on Tuesday, October 23, 2012 | 6:28 AM


by: Adi Sucipto
Studied at Al-Azhar University, Cairo, Egypt
From Ipuh, Bengkulu, Indonesia
***

“Akhi .. kabarnya bentar lagi akan ada konser nasyid ya di kairo. sekalian penggalangan dana untuk rakyat palestina gitu,”

“Ah,, massa sih! emang team nasyid dari mana bro?”

“Katanya sih nasyid dari Indonesia, Izzatul Islam dan juga dimeriahkan oleh Da’i Nada dan Ikram Malaysia”.

Haaahhhh!!

(yang mendengar pada terperangah).

“Yang bener nih,,,. Wah mantap tuh. !!”

“Makanya kamu lihat tuh, iklannya di baliho yang terpampang lebar di perempatan jalan dekat masjid Nur Khitob”

(sebuah persimpangan jalan yang sering dilewati oleh mahasiswa asing saat akan berangkat kuliah).

Kira-kira begitulah ekpresi sebagian dari kawan-kawan mahasiswa indonesia di Mesir saat mendengar kabar akan ada perhelatan besar KONSER AMAL UNTUK RAKYAT PALESTINA. Perhelatan dahsyat itu tidak hanya mengejutkan WNI di Mesir tapi juga warga negara lain, seperti Malaysia, Brunei , Thailand dan India. Maka tak heran saat acara konser berlangsung jumlah peserta yang hadir melebihi 1700 orang.

Tiga hari menjelang konser amal dilaksanakan, seluruh panitia sudah mulai bekerja dengan suka cita.

Ada yang menarik saat team penggalangan dana turun ke lapangan, menuju rumah-rumah WNI yang berada di kawasan Hay Asyir & Rab’ah kota Kairo, mereka para mahasiswa tampak bersemangat menginfaqkan sebagian hartanya.

Penggalangan dana tidak hanya di kota Kairo saja tapi juga sampai ke daerah-daerah provinsi yang ada WNI disana seperti Zagazig, Tafahna & Tanta, tentu jarak tempuhnya membutuhkan waktu berjam-jam. Namun semangat juang kawan-kawan panitia tidak mematahkan semangat untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya dana infak untuk rakyat Gaza.

Allahu Akbar !! hasilnya pun tak disangka-sangka, dari saku kecil mahasiswa Indonesia terkumpulah uang ribuan pound, sehingga salah seorang panitia sampai meneteskan air mata karena terharu melihat tingginya solidaritas dari kawan-kawan mahasiswa untuk menyisihkan uangnya meskipun banyak diantara mereka yang ekonominya masih sulit, belum mendapatkan kiriman uang dari orangtua atau mendapatkan beasiswa.

Sesuai yang diagendakan, pada hari senin tanggal 22 Oktober 2012, pukul 18.00 waktu Kairo, mahasiswa Indonesia termasuk pejabat-pejabat KBRI dan wakil-wakil Palestina. Serta ada juga dari Mesir, Eropa, Afrika dan lain-lain berdatangan menuju tempat perhelatan akbar, tempatnya di Aula Andalus Al Azhar Conference Center – Kairo.

Tampak juga para mahasiswa/pelajar dari negara Malaysia, Brunei dan Thailand, mereka berduyun-duyun melangkah dan memadati gedung acara. Mereka yang datang tidak hanya berdomisili di kota Kairo saja tapi juga dari provinsi-provinsi di Mesir yang perjalanannya membutuhkan waktu dua hingga tiga jam untuk sampai di Kairo, belum lagi terkena macet di jalan.

@ashrafputih :
@elsyukry92 udah mulai blum kak syukri ? Macet bgt nih telat -_-

@ElSyukry92 :
Baru mulai,skrang masih kata2 smbutan,smoga mcetnya cepat slesai :)

Sebuah fenomena dan pemandangan yang memukau & spektakuler, antusias yang tinggi dari kawan-kawan mahasiswa untuk turut serta mensukseskan acara konser amal yang mana acara malam itu merupakan acara termegah dan terbesar buat mahasiswa Indonesia di Mesir.

Maka tak heran saat konser berlangsung banyak dari peserta sudah tidak kebagian bangku, mereka rela berdiri di belakang, pojok-pojok hingga di luar Aula. Empat stasiun televisi pun tak ingin melewatkan acara tersebut dan siap meliput acara dari awal hingga akhir.

Acara dibuka oleh Ikram Malaysia yang menyumbangkan lagu-lagu rohani, dilanjutkan nasyid oleh team Da’i Nada yang terkenal dengan acapela. Sebelum team nasyid IZZIS menaiki panggung semua peserta yang hadir disuguhi video tentang penindasan rakyat Gaza oleh tentara zionis Israel laknatullah.

Selanjutya team IZZIS pun masuk dan menyanyikan lagu GAZA sebagai lagu pembuka. Serentak penonton yang memadati aula berteriak takbir “Allahu Akbar” !! riuh gemuruh takbirpun bergema menghiasi suasana malam konser.

foto @infoknrp
Setelah beberapa lagu ditampilkan, tibalah saatnya penyampaian orasi yang dibawakan oleh syaikh Mukhils Yunus yang berasal dari Gaza–Palestina, beliau berorasi dengan semangat berapi- api, membuat peserta terpukau atas menyampaiannya tentang semangat rakyat Gaza dalam menghadapi musuh-musuh Allah yang telah berpuluh-puluh tahun menjajah bumi mereka. Tidak hanya itu beliau juga menyumbangkan sebuah nasyid perjuangan dan di saat itu pula team penggalangan dana turun, dengan kotak infaq yang berbenderakan Palestina.

Semakin malam, semakin meriah acara konser amal. Apalagi saat memasuki acara lelang amal, lelang lukisan Syeikh Ahmad Yasin karya Setobuje salah seorang seniman Indonesia. Lelang amal ini pastinya semakin membuat seru suasana, dimana orang-orang berlomba-lomba untuk dapat menjadi penyumbang terbanyak untuk rakyat Palestina dengam membeli lukisan dengan style WPAP. Bismillah masyaAllah malam itu lelang amal dimenangi oleh salah seorang mahasiswa Malaysia dengan harga $US 3000 atau hampir Rp 30 juta.

Di akhir acara konser amal tersebut ditutup dengan sebuah do’a yang disampaikan oleh ustadz Irsyad Safar. Sebelum berdoa beliau memaparkan sebuah hadits yang maknanya: "satu solat yang dikerjakan di masjid al Aqsa lebih afdhal daripada 500 shalat yang dikerjakan di masjid-masjid yang lain kecuali Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Sahabat bertanya; “Ya Rasulullah, bagaimana kalau kami tidak sempat untuk solat di masjid al Aqsa? (karena jarak dan biaya)”. Baginda nabi berkata; cukuplah kalian berikan minyak untuk penerang lentera masjid Al Aqsa”. (sebagaimana yang disampaikan nabi).

Maksudnya, meskipun kita tidak ada biaya untuk berangkat shalat disana, mungkin karena faktor jarak atau biaya maka cukuplah kita menginfaqkan sebagian harta kita, meskpun hanya dengan setetes minyak. Allahu Akbar !!! dan kita doakan semoga mereka yang telah menginfaqkan sebagian hartanya di acara konser amal tersebut juga akan mendapatkan pahala yang sama, yakni 500 kali lebih afdhal dibanding solat di tempat lain (kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi).

SELAMAT TINGGAL SAHABATKU adalah lagu terakhir IZZIS saat meninggalkan panggung konser amal.

*selamat jalan sahabat, selamat berjuang disana, do’a kami kan selalu menyertai dan doakan kami agar bisa berjuang kesana.


Kairo, 23 Oktober 2012


-----

baca juga:
http://www.pkspiyungan.org/2012/10/konser-amal-izis-di-mesir-acara.html
http://sinaimesir.blogspot.com/2012/10/di-mesir-lebih-dari-25-ribu-usd.html


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN | PKS Tegal | PKS Magelang | PKS Jaktim | PKS Pontianak | PKS Sumut | MBO indonesia | Caksub
Copyright © 2013. PKS Kedungkandang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger